Hery Nabit Jadikan Prinsip Deno Kamelus Sebagai Guideline Dalam Bekerja

0

RM88,00FM, Ruteng:- Bupati Manggarai Herybertus Geradus Ladju Nabit datang melayat mantan bupati Manggarai almarhum Deno Kamelus di rumah duka Carep, Langke Rembong pada Kamis, 8 April 2021. Bupati Nabit bersama rombongan menyampaikan belasungkawa secara pribadi dan mewakili pemerintah dan masyarakat kabupaten Manggarai. Pantauan Radio Manggarai, kader PDI Perjuangan ini nampak berdoa dengan khusuk dan menangis.

“Duka ini adalah duka seluruh rakyat Manggarai. 10 tahun wakil bupati dan 5 tahun bupati merupakan waktu yang banyak untuk mencurahkan tenaga dan pikiran untuk rakyat Manggarai.

Dan saya hadir hari ini sebagai wujud rasa terimakasih masyarakat dan pemerintah Manggarai untuk apa yang sudah pak Kamelus buat. Selain itu tentu saja kita mendoakan (keselamatan jiwa Deno Kamelus, red),” kata kader PDI Perjuangan ini kepada sejumlah wartawan sesaat sebelum meninggalkan rumah duka.

Bupati Nabit mengaku kaget dan tak menyangka dengan kepergian almarhum Deno Kamelus.

“Sejujurnya, meskipun kami agak terlambat mengetahuinya, tetapi kita sudah ikuti informasinya sejak beberapa bulan yang lalu. Bahwa kaget karena sampai seburuk ini, sebagai manusia tentu kita kaget dan tidak terbayangkan. Apalagi, dua atau tiga bulan lalu kan beliau masih sehat,” ungkap bupati Nabit.

Menurutnya, Deno Kamelus adalah sosok pemimpin yang patu diteladani. Sebagai mantan bawahan Deno, Nabit menilainya sebagai salah satu pemimpin yang konsisten.

“Beliau ini konsisten. Kalau sudah A dari awal, sampai akhir yah A. Saya sebagai bawahan dulu, penilaian saya seperti itu. Dan kita yang muda ini belajar dari itu semua,” kata Nabit.

Mantan direktur Destinasi Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo ini pun memuji prinsip atau selogan peninggalan Deno Kamelus. Nabit mengaku hal tersebut merupakan sebuah warisan yang layak dijadikan guideline dalam bekerja.

“Dan jangan lupa selogan beliau itu: fokus, terukur, dan tuntas. Saya kira itu legacy yah. Itu warisan untuk kami yang meneruskan estafet kepemimpinan. Meskipun tidak terucap oleh kami, tetapi itu tetap jadi panduan untuk bekerja,” tutup Nabit.

Reporter & editor: Ino Jemadu

Share.

About Author

Leave A Reply