Bermodalkan Jualan RW, Atlet Taekwondo Manggarai Raup 7 Medali Emas Di Menpora Cup

0

Atlet olahraga full body contact Taekwodo yang tergabung dalam Nuca Lale Taekwondo Club (NTCL) asal Manggarai meraup 7 (tujuh) medali emas dalam kompetisi 2nd Menpora Cup Taekwondo 2019. Kompetesi ini digelar pada 20-22 September 2019 di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta Timur.

“Terakhir kita meraih 7 medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Selain itu, kita (Manggarai) juga meraih predikat dan piala sebagai tim favorit,” ungkap salah satu pelatih NLTCBasilius Sardi Jeramat melalui pesan whatsapp kepada Radio Manggarai pada Senin, 23 September 2019.

NLTC total memberangkatkan 13 atlet ke Jakarta. Sardy merinci ketujuh atlet yang meraih medali Emas adalah Linda Jeminu untuk kategori poomse/jurus, Yorin Babtista untuk kategori kyourugi/tarung junior under 45 kg, Alvira Pegili untuk kategori kyourugi/tarung under 41kg cadet putri, Gerald Jehatu untuk kategori Kyourugi/tarung, Sefin Marentiana untuk kategori kyourugi/tarung, Rando Jundur untuk kategori Kyourugi/tarung, dan Erik Dimpung untuk kategori kyourugi/tarung. Sedangkan medali perak diraih oleh Harvey Agung dan medali perunggu oleh Nova Aman, Holy Karnom, dan Jorgy Jehatu. Dua atlit lainnya yang belum beruntung adalah Egin Jeramat dan Bril Andu. Mereka kandas di perempat final.

13 atlet NLTC yang berangkat ke Jakarta menggunakan kapal barang didampingi oleh 3 orang pelatih, yakni Basilius Sardy Jeramat, Blasius Aman, dan Ansel Sales. Ketiganya mengaku surprise dan bangga dengan capaian anak-anak didik mereka.

“Kami kaget sekaligus bangga dengan capaian anak-anak didik kami. Kami dari pelosok Manggarai mampu menangani atlet-atlet handal dari Jawa dan Kalimantan yang memiliki pengalaman tanding dan teknik tinggi,” kata Sardy.

Sardy dan kedua pelatihnya mengaku kalau capaian ini bukan hanya hasil kerja keras NLTC, tetapi juga orang lain. Mereka mengaku sangat berterimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam meraih prestasi yang maksimal.

“Terimakasih kepada para orang tua atlit dan seluruh keluarga besar di Ruteng yang sudah membeli RW buatan kami dalam mencari dana untuk untuk tiket keberangkatan kami, Kelurga Bapak Gabriel Mahal dan ibu Watty Rachman yang dengan ikhlas menampung kami dan membeli peralatan pertandingan, serta keluarga besar Manggarai Jakarta yang membantu kami memberikan tiket pesawat pulang,” ungkap Sardy mewakili para pelatih dan atlet.

Menutup wawancara dengan Radio Manggarai, Sardy Jeramat menaruh harapan besar kepada pemerintah Manggarai untuk selanjutnya memberikan support terhadap keberlansungan olahraga Taekwondo di Manggarai.

“Dukungan dari pemerintah itu sangat perlu. Bukan hanya soal dana untuk mengikuti kejuaraan, tetapi juga aktif mengembangkan beladiri Taekwondo di Manggarai. Kalau bisa, memasukkan olahraga beladiri Taekwondo sebagai salah satu kegiatan extrakurikuler di Sekolah. Hal ini sangat baik untuk membina anak didik kita dari usia dini,” tutup Sardy.

Reporter & Editor: Ino Jemadu
Foto: Sardy Jeramat

Share.

About Author

Leave A Reply